"Mas Agus", begitu aku memanggilnya, Sore itu aku sengaja menyempatkan diri menghubungi beliau untuk sekedar bertemu dan sejenak bercakap. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan di kawasan Pulo Gadung Jakarta Timur. Adalah badminton yang menjadikan dia mempu bertahan menjadi karyawan tetap, ditengah banyak karyawan PT yang "dirumahkan". Menyebut nama beliau, pikiranku langsung melayang ke masa dimana aku masih berlatih badminton semasa kecil. Sesosok atlet badminton masa itu seperti Ardi B Wiranata, Hariyanto Arbi, Joko Supriyanto serta lokasi latihan GOR Gelarsena sampe bis Putra Jaya Utama dan besi tua menghiasi ingatan. Gebyar olahraga tepok bulu waktu itu memang sangat menyebar dan mendalam. Hampir setiap malam ada pertandingan "bapak-bapak" di kampung. Lomba antar kampung dan lomba 17-an merupakan tontonan seru bagi warga. Mas Agus adalah tetangga di kampung, dan masih ada garis saudara. Semasa kecil, kami terbiasa berlatih tanding badminton bers...
sebuah catatan, pemanjang ingatan